MAKALAH JARINGAN KOMPUTER
 

MACAM-MACAM PERANGKAT JARINGAN KOMPUTER

 

 

 

  

    
                    
                                                                                                           




SEMESTER II

 

DISUSUN OLEH :

 

MUHAMMAD ABBEL PRASETYA (2101092055)

JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI PROGRAM STUDI D3 MANAJEMEN INFORMATIKA

POLITEKNIK NEGERI PADANG 2021/2022

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur Saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta anugrahnyalah saya dapat menyelesaikan makalah jaringan computer ini sebatas pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki.

Saya sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai pengertian, prinsip kerja, jenis-jenis jarinan computer , aplikasi dan perhitungan pada jaringan komputer. Saya juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam tugas makalah ini terdapat kekurangan-kekurangan dan jauh dari apa yang Saya harapkan. Untuk itu, Saya berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa sarana yang membangun.

Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan Saya harap agar dapat dimaklumi.

A. Jaringan Komputer

Jaringan komputer merupakan  hubungan antara dua atau lebih sistem komputer melalui media komunikasi untuk melakukan komunikasi data satu dengan yang lainnya

1. Pengertian Jaringan Komputer 

Jaringan komputer adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). 2    

2. Manfaat Jaringan Komputer

Jaringan komputer juga memiliki beberapa manfaat utama yang dapat kita rasakan dari terbentuknya jaringan komputer, antara lain :   

1) Dapat saling berbagi (sharing) sumber daya peralatan (devices) secara bersama seperti harddisk printer, modem, dan lain sebagainya. Dengan demikian terjadi peningkatan efisiensi waktu dalam operasi dan biaya pembelian hardware.   

2)   Dapat saling berbagai (sharing) penggunaan file yang ada pada server atau pada masing-masing workstation.

3)  Akses ke jaringan memakai nama, kata sandi, dan pengaturan hak untuk data-data rahasia, sehingga masing-masing pengguna memiliki otorisasi. 

4)  Pengontrolan para pemakai ataupun pemakaian data secara terpusat dan oleh orang-orang tertentu, sehingga meningkatkan keamanan dan dapat melakukan pendelegasian pekerjaan yang sesuai.

5)      Mudah dalam melakukan backup data, karena manajemen yang tersentralisasi.

3.Kerugian Jaringan Komputer 

Sebenarnya istilah tepatnya mungkin bukan kerugian tetapi konsekuensi dari terhubungnya sistem komputer kita ke jaringan komputer ini diantaranya adalah masalah keamanan (security) baik pada pengaksesan berbagai sumberdaya dari pihak-pihak yang tidak berwenang maupun masalah keamanan (ancaman virus) pada data yang dipertukarkan. Berikut beberapa kerugian dari implementasi jaringan  

1)      Biaya yang tinggi kemudian semakin tinggi lagi. pembangunan jaringan meliputi berbagai aspek: pembelian hardware, software, biaya untuk konsultasi perencanaan jaringan, kemudian biaya untuk jasa pembangunan jaringan itu sendiri.

2)      Sharing file yang tidak diinginkan. kemudahan sharing file dalam jaringan yang ditujukan untuk dipakai oleh orang-orang tertentu, seringkali mengakibatkan bocornya sharing folder dan dapat dibaca pula oleh orang lain yang tidak berhak.

 B. Macam-Macam Perangkat Jaringan Komputer

Dua komputer atau lebih dapat saling terhubung dan berbagai sumber data dikarenakan adanya perangkat jaringan yang menjembatani kedua komputer tersebut.Terhubung ke suatu jaringan (baik jaringan lokal, wifi maupun internet) maupun sharing hardware (misal: sharing printer agar dapat digunakan satu ruangan), semua itu memerlukan yang namanya perangkat jaringan komputer.

Perangkat keras jaringan komputer merupakan perangkat yang digunakan untuk mencapai tujuan dari fungsi jaringan komputer itu sendiri, seperti berbagi sumber daya, berkomunikasi dan lain sebagainya. Sekarang, telah banyak dikembangkannya berbagai macam perangkat jaringan komputer untuk membantu dan mengoptimalkan kinerja sistem jaringan. Berikut ini merupakan beberapa macam perangkat yang sering anda jumpai dan anda gunakan.

Perangkat Jaringan Komputer

1. Komputer server

Komputer server menjadi hardware jaringan paling penting dalam internet. Tugas server menjadi pusat semua jaringan komputer dan pada server inilah semua data penting tersimpan. Saat terjadi request dari client, server akan mengirimkannya dengan melewati beberapa hardware dan software jaringan.

Secara umum komputer server memiliki fungsi sebagai penyimpanan dari semua basis data informasi. Data yang ada di server akan dikirim sesuai dengan request dari client. Semakin baik spesifikasi komputer server maka semakin besar kapasitas penyimpanannya dan juga semakin cepat prosesnya.

Makanya server menjadi salah satu hal yang paling berpengaruh pada performa jaringan internet. Spesifikasi komputer server juga harus khusus, tidak bisa komputer biasa dipaksakan menjadi server.

Komputer server harus bisa bekerja selama 24 jam penuh, jadi hardware yang digunakan pun juga harus khusus. Mulai dari processor, hardisk, RAM, motherboard, power supply dan semua perangkat server lainnya. Dengan begitu server bisa melayani klien dengan maksimal tanpa terjadi server down.

2. NIC (Network Interface Card)

NIC merupakan kependekan dari Network Interface Card. Nah, dari namanya saja, sudah jelas terlihat bahwa perangkat keras ini merupakan salah satu perangkat keras jaringan yang sangat penting dan vital di dalam sebuah jaringan komputer.

NIC merupakan sebuah perngkat keras jaringan, yang secara fisik berbentuk seperti sebuah kartu ekspansi, yang memungkinkan setiap komputer dapat terhubung dengan suatu jaringan dengan menggunakan kabel jaringan. NIC (Network Interface Card) ini juga memiliki beberapa istilah lainnya, seperti Kartu Jaringan (Network Card), LAN Card (baca juga: fungsi LAN card) dan juga Ethernet Card

  • Jenis – Jenis dari NIC

Network Interface Card pada dasarnya terbagi menajdi dua jenis. Berikut ini adalah kedua jenis Network Interface Card :

  1. Network Interface Fisik / Physica

Sesuai dengan namanya, Network Inteface card fisik merupakan sebuah Network Interface yang dapat didefinisikan secara fisik, berbentuk kartu dan ditancapkan pada slot di dalam motherboard. NIC fisik inilah yang biasa kita gunakan sehari – hari, yang memiliki port RJ – 45 untuk mengkoneksikan sebuah komputer ke dalam jaringan menggunakan kabel.

  1. Network Interface Logis / Logical

Berbeda degan NIC fisik, NIC logis merupakan sebuah Network Intrface Card yang tidak dpat didefinisikan secara fisik. Itu artinya, NIC Logis merupakan sebuah software atau sebuah program yang dibuat untuk mendefinisikan dirinya seolah – olah menjadi sebuah Network Interface Card.

  • Fungsi dari NIC (Network Interface Card)

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, selain memiliki tugas utama sebagai converter atau pengubah aliran data yang berbentuk parallel menjadi aliran data yang berbentuk serial, NIC ini juga memiliki beberapa fungsi lainnya. Secara teoritis, ada beberapa fungsi dari NIC ini di dalam sebuah jaringan komputer.

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari NIC atau Network Interface Card di dalam jaringan komputer secara teoritis :

  1. Sebagai media pengirim data dari satu komputer ke komputer lainnya
  1. Sebagai pengontrol data flow antar komputer yang menggunakan sistem kabel jaringan
  1. Menerima data dari komputer lain
  1. Menterjemahkan data menjadi bentuk bit, sehingga dapat dimengerti oleh komputer penerima

 

3. Kabel jaringan

Kabel jaringan adalah perangkat keras yang berbentuk kabel dan dirancang khusus untuk memenuhi dalam koneksi jaringan. Secara khusus hanya dipergunakan untuk jaringan, kabel jaringan digunakan bisa untuk menghubungkan perangkat jaringan ke perangkat lain atau 2 lebih komputer dengan berbagi daya.


  • Fungsi Kabel Jaringan

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, fungsi utama dari kabel jaringan adalah menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lainnya. Dalam hal ini biasanya sebagai penghubung server dan user/client. Dengan terhubung melalui kabel jaringan maka akan terbentuk berbagai macam topologi jaringan. Tentu saja untuk digunakan kabel jaringan ini harus didukung dan dilengkapi dengan hardware lainnya.

  • Kelebihan Kabel Jaringan

Ada beberapa penjabarang mengenai kelebihan kabel jaringan.

  • Jangkauannya lebih luas daripada jaringan wireless sehingga dapat mencapai daerah pelosok.
  • Biaya yang dibutuhkan untuk membangun jaringan kabel terbilang lebih murah daripada jaringan nirkabel/wireless.
  • Dari segi transmisi data jaringan kabel lebih stabil daripada jaringan wireless.
  • Transmisi tidak akan terganggu oleh cuaca seperti yang sering terjadi pada jaringan wireless.
  • Kekurangan Kabel Jaringan

Penjabaran tentang kekurangan kabel jaringan, sebagai berikut.

  • Untuk membuat sebuah jaringan dengan cakupan yang luas akan membutuhkan kabel yang banyak.
  • Lebih sulit untuk dirawat karena kabel bisa saja rusak ataupun digigit hewan pengerat.
  • Cenderung kurang rapi karena melibatkan banyak sekali kabel.
  • Jenis Kabel Jaringan

Ada banyak macam kabel jaringan yang bisa digunakan, namun semuanya disesuaikan dengan kebutuhan, jenis topologi dan juga kondisi lapangan. Setiap penggunaan kabel jaringan harus dipilih dengan baik mengikuti beberapa faktor agar kinerja yang dihasilkan bisa maksimal. Setidaknya ada 3 jenis kabel jaringan yang sering digunakan dalam sebuah topologi yaitu kabel Coaxial, Twisted Pair dan Fiber Optik.

4. Switch

Switch merupakan perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa komputer. Secara fisik, bentuk dari switch sama dengan hub, namun jika dilihat dari sisi logika switch sama dengan bridge.


 

Switch memiliki dua tipe, yaitu unmanaged switch yang merupakan tipe termurah. Dan managed switch yang merupakan tipe termahal.

Fungsi Switch

Berikut adalah beberapa fungsi dari Switch:

  • Menjadi penguat sinyal atau repeater di dalam jaringan.
  • Menerima informasi dari sumber yang terhubung dengan switch.
  • Mengirimkan informasi dan data yang diterima ke tujuan yang sesuai.
  • Menghubungkan satu sampai beberapa perangkat komputer dalam local area network.
  • Mendukung fitur looping avoidance yang berfungsi untuk mencegah data terjebak dalam putaran jaringan port dan tidak sampai ke tujuan.

5. Router

Router adalah perangkat jarkom yang berfungsi untuk menghubungkan jaringan LAN ke dalam suatu jaringan WAN, serta mengelola lalu lintas dari data di dalamnya. Router dapat menentukan jalur terbaik, karena memiliki tabel routing untuk melakukan pencatatan terhadap semua alamat dalam jaringan.


 

 

  • Fungsi Router

Fungsi router adalah sebagai berikut:

  • Fungsi utama router adalah untuk menghubungkan beberapa jaringan untuk menyampaikan suatu data.
  • Mentransmisikan suatu informasi dari jaringan satu ke jaringan lain dengan sistem kerja seperti bridge sehingga memungkinkan komputer saling berkomunkasi.
  • Menghubungkan atau mengkoneksikan dua jaringan dengan media yang berbeda. Contohnya pada router wireless yang dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio atau kabel UTP. Dengan demikian, router dapat disambungkan pada alat elektronik lainnya seperti komputer, laptop, gadget, dsb.
  • Fungsi router lainnya adalah dapat menghubungkan jaringan lokal ke koneksi DSL atau disebut juga dengan DSL router. DSL router umumnya juga memiliki fungsi firewall atau melindungi data untuk mencegah ancaman yang dapat ditimbulkan dari jaringan internet. Dengan demikian, fungsi router ini umumnya untuk memblokir lalulintas data yang mencurigakan dan mencegah adanya broad cast strorm yang menyebabkan kinerja jaringan melambat.
  • Menyimpan routing table untuk menentukan rute terbaik antara LAN ke WAN.
  • Untuk membaca alamat logika IP address source and destination. Pembacaan alamat ini yang kemudian dapat menentukan routing dari LAN satu ke LAN lainnya.

6. Bridge

Bridge adalah sebuah piranti yang digunakan untuk meneruskan lalu lintas antara segmen jaringan berdasarkan informasi pada sebuah data link. Bridge juga memiliki fungsi untuk membagi jaringan yang besar menjadi beberapa jaringan kecil.


  • Fungsi Bridge

Secara umum, bridge adalah alat yang berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan. Bridge juga berfungsi untuk memecah satu jaringan yang besar menjadi dua jaringan lebih kecil sehingga akan meningkatkan performa jaringan. Fungsi bridge lainnya secara detail dapat dijabarkan dalam beberapa poin berikut :

  1. Sebagai Penghubung Dua Jaringan di Tempat Jauh

  2. Otonomi dari Masing-masing Jaringan

  3. Untuk Mengakomodasi Beban Jaringan

  • Kelebihan dan Kekurangan Bridge

Sebagai sebuah jembatan jaringan, bridge memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Kelebihan bridge adalah ia hanya bisa bekerja pada lapisan Data Link, sehingga tidak dimungkinkan terjadinya transmisi dari satu protokol ke protokol lainnya. Selain itu, bridge juga mampu mendukung beberapa protokol seperti NetBEUI dan LAT yang tidak mungkin dilayani oleh router.

Walau begitu, bridge memiliki kekurangan seperti tidak dimungkinkannya transmisi melalui jalur atau protokol yang berbeda. Selain itu, bridge juga hanya meneruskan paket dari satu jaringan ke jaringan lainnya dengan kecepatan 10 MBPS. Bridge juga hanya meneruskan transmisi tanpa bisa menerjemahkan komunikasi antar protokol.

7. Modem

Modem merupakan perangkat yang digunakan untuk menghubungkan antara perangkat komputer, dengan penyedia layanan internet atau disebut juga dengan Internet Service Provider (ISP).


 
  • Jenis Modem

1. Modem kabel

Seperti namanya, modem ini menggunakan kabel agar bisa disambungkan ke jaringan internet.

Umumnya, modem ini disambungkan dengan TV kabel. Oleh karena itu, provider yang menyediakan layanan ini biasanya sudah dilengkapi dengan fasilitas TV kabel.

2. Modem dial-up

Modem dial-up atau yang sering disebut juga sebagai modem analog adalah perangkat yang mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital.Dengan begitu, perangkat dapat bisa terhubung dengan internet

3. Modem DSL

Modem analog terhubung dengan telepon dan membuat kamu tidak bisa melakukan panggilan telepon. Nah, sebaliknya, dengan menggunakan modem DSL (Digital Subscribe Line) kamu tetap bisa menggunakan telepon.  Ada dua jenis modem DSL, yaitu modem Symmetrical DSL (SDSL) dan Asymmetrical DSL (ASDL). Keduanya memiliki ukuran bandwidth yang berbeda. Modem DSL mempunyai ukuran bandwidth yang sama untuk mengunggah maupun mengunduh. Jadi, kecepatan waktu antara mengunggah dan mengunduh sama. 

Sementara pada modem ADSL, ukuran bandwidth untuk mengunduh lebih besar dibanding mengunggah.Artinya, data atau file yang kamu unduh akan lebih cepat didapatkan daripada kamu mengunggah data dengan ukuran yang sama. Oleh karena itu, lebih banyak orang yang memilih untuk menggunakan modem ADSL ketimbang modem SDSL

4. Modem GSM

Modem GSM adalah modem yang menggunakan jaringan seluler. Jadi, modem ini memakai sim card sebuah provider agar bisa terkoneksi dengan internet.Umumnya modem ini berbentuk kecil dan ringkas, sehingga bisa dibawa ke mana pun. 

5. Modem CDMA

Bentuknya mirip dengan modem GSM, karena sama-sama menggunakan sebuah sim card dari provider. Namun bedanya, modem ini menggunakan kartu sim CDMA.

 8. Repeater

Repeater merupakan perangkat yang berfungsi untuk menerima sinyal yang berisi data dalam suatu jaringan. Dengan menggunakan repeater maka jangkauan jaringan akan lebih luas. Repeater menerima sinyal dan kemudian memancarkan kembali sinyal yang identik dengan sinyal asal, tetapi dengan cara yang berbeda. Umumnya repeater memancarkan kembali sinyal tersebut dalam frekuensi yang berbeda dari frekuensi sinyal asal.


  • Fungsi Repeater

Fungsi repeater adalah untuk memperluas jangkauan jaringan wifi. Perangkat keras pada repeater telah diprogram untuk menerima sinyal wifi dari transmitter untuk kemudian diperkuat. Setelah sinyal diperkuat, maka repeater tersebut akan menyebarkan kembali sinyal tadi. Dengan demikian jangkauan wifi akan lebih luas.

9. Wireless card

Wifi Adapter sering juga disebut dengan WLAN Card. Wifi Adapter adalah alat yang dipakai pada perangkat komputer atau laptop agar dapat tersambung dengan koneksi Wifi yang tersedia di sekitarnya. Koneksi pada wifi adapter dapat terjadi dalam dua mode yaitu mode infrastruktur dan mode ad hoc. Pada mode infrastruktur,  data pada jaringan ditransfer menggunakan access point yang berfungsi sebagai pusat.

Semua koneksi yang terlibat dalam jaringan tersebut akan berbagi identitas service set identifier (SSID) yang sama sebagai access point. Selain itu juga akan menggunakan kode keamanan seperti WEP atau WPA sesuai dengan pengaturan. Sementara itu pada mode ad-hoc, koneksi jaringan tidak membutuhkan access point dan secara langsung bisa terhubung dengan semua perangkat wireless. Pada mode konektivitas jenis ini, koneksi mode ad-hoc harus menggunakan saluran dan SSID sama.

 
 
  • Jenis-jenis Wifi Adapter

Menurut frekuensinya, wifi adapter dibagi menjadi dua jenis yaitu Wifi Adapter Single Band dan Wifi Adapter Dual Band. Sesuai dengan namanya Wifi Adapter Single Band hanya berjalan pada satu frekuensi saja, biasanya pada frekuensi 2.4 Ghz atau 5 GHz. Untuk bisa mengirim dan menerima data, Anda harus mengganti-ganti frekuensi sesuai dengan frekuensi yang dituju atau diterima. Sedangkan pada Wifi Adapter Dual Band, Anda dapat sekaligus menerima atau mengirim data dari dua jenis frekuensi tanpa perlu gonta ganti frekuensi.

Selanjutnya berdasarkan pada pemakaiannya, wifi adapter dibedakan untuk pemakaian komputer dan non komputer seperti laptop, PDA atau perangkat gadget lainnya. Wifi adapter pada komputer biasanya menggunakan slot PCI. Sedangkan wifi adapter pada perangkat gadget lainnya menggunakan PCMCIA card tanpa membutuhkan holder tambahan.

Saat ini jenis wifi adapter yang banyak diminati adalah jenis USB. Wifi adapter tipe USB memiliki bentuk seperti flashdisk dan praktis dimana kemana saja. Bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi, wifi adapter jenis USb ini sangat cocok untuk dipakai. Harganya pun terbilang cukup ekonomis berkisar antara 300 ribu hingga 600 ribu rupiah saja. Namun sayangnya, wifi adapter jenis USB ini kemampuan menangkap sinyalnya masih dibawah wifi adapter pada umumnya.

10.Konektor RJ 45

Konektor merupakan perangkat keras jaringan yang fungsinya dipasang pada bagian ujung kabel untuk menghubungkan pada adapter kabel. Ada banyak jenis konektor yang digunakan dalam perangkat jaringan saat ini, diantaranya seperti berikut ini:

  • Konektor RJ-45 digunakan untuk kabel UTP dan saat ini paling banyak digunakan untuk perangkat jaringan internet.
  • Konektor BNC/T digunakan untuk kabel tipe coaxial.
  • Konektor ST digunakan untuk keperluan kabel fiber optic, ini menjadi konektor dengan harga paling mahal dibandingkan dengan yang lainnya 

 


Fungsi dari konektor RJ45 yaitu memudahkan Anda ketika ingin melakukan pergantian pesawat telepon maupun ingin pindah-pindah kabel maupun mencabutnya tanpa khawatir terkena sengatan listrik.

Konektor tersebut juga digunakan untuk menghubungkan konektor LAN dengan pusat jaringan. Anda dapat mendapatkan konektor RJ45 di toko-toko kabel terutama yang menjual komponen komputer. Harganya pun sangat murah bahkan isinya ada yang sampa 100 pcs.

11. Komputer client

Client artinya adalah komputer pengguna. Seperti yang sudah dijelaskan di atas klien adalah orang-orang yang mengakses data-data yang ada pada server melalui jaringan internet. Jumlah klien ini biasanya terdiri dari beberapa komputer yang terhubung melalui jaringan internet sama dengan server.Jika komputer client tidak terhubung dengan server, maka client tidak akan bisa mengakses data-data komputer server. Komputer client hanya menjadi komputer biasa saja tanpa akses jaringan internet.

Untuk terhubung pada jaringan internet, komputer client harus terhubung dengan jaringan kabel LAN atau bisa juga dengan jaringan WiFi.

12. Proxy Server

Proxy Server adalah layanan jaringan komputer yang memungkinkan klien untuk membuat koneksi jaringan tidak langsung ke layanan jaringan lain atau dengan kata lain adalah sebuah komputer server atau program komputer yang bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari internet maupun intranet.

Fungsi Proxy Server

Secara umum, ada empat fungsi proxy server, yaitu:

1. Masking

Proxy server memiliki fungsi menutupi atau menyembunyikan identitas Anda, terutama alamat IP. Ketika pertukaran data melewati gateway, alamat IP Anda akan diganti. Dengan begitu, website yang Anda tuju tidak bisa mengetahui alamat IP asli Anda.

2. Connection sharing

Server proxy berfungsi sebagai sebuah hub atau terminal. Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan menggunakan proxy, maka semua orang di perusahaan tersebut dapat mengakses internet melalui satu jalur atau satu gateway.

Dengan kondisi tersebut, antar komputer dapat saling berbagi akses data melalui server yang sama.

3. Filtering

Fungsi proxy server lainnya adalah filtering, atau sebagai pemilah informasi. Semua transfer informasi menggunakan internet akan disaring terlebih dahulu sehingga bisa meminimalisir serangan virus atau malware.

4. Caching

Proxy server juga berfungsi untuk caching. Artinya, data sementara dari aktivitas internet akan disimpan di server. Jadi ketika Anda ingin mengakses data itu lagi, proxy server akan memberikan data yang sudah disimpan sebelumnya.

 13. Multilayer Switch

Multilayer switch adalah cara dimana menyusun perangkat jaringan menjadi beberapa tingkatan karena end user yang terhubung di dalam jaringan memiliki jumlah yang banyak, sehingga perlu dilakukan trunking antar jaringan switch secara bertingkat.

14. NAS (Network Attached Storage)

NAS Network Attached Storage

NAS adalah singkatan dari Network Attached Storage yaitu sebuah piranti penyimpanan data dengan sistem operasi yang dikhususkan untuk melayani kebutuhan backup dan share data. NAS dapat di akses langsung melalui jaringan dengan protokol seperti TCP/IP . NAS ini dilengkapi dengan tempat penyimpanan berupa harddisk, memiliki perangkat lunak sendiri untuk pengelolaan dan bertugas untuk menyimpan/backup serta men-share file dalam sebuah jaringan.

Keuntungan menggunakan NAS yang utama adalah kemudahan mengakses dan backup data.  Perangkat ini hanya perlu dihubungkan dengan server melalui jaringan (hub, switch, atau router), dengan ini anda dapat mengakses data anda dimanapun dan melalui perangkat apapun selama perangkat tersebut bisa terhubung ke jaringan (internet atau intranet). Backup data pada NAS amat mudah, karena NAS memberikan fleksibilitas dalam sistem penyimpanan dari RAID 0 hingga RAID 10, sehingga data anda aman.

NAS menawarkan keuntungan sebagai berikut :
1. Lebih cepat akses ke data yang tersimpan melalui Local Area Network .
2. Biaya minim dan perawatan yang murah dan mudah mulai dari setup hingga konfigurasi.
3. Tersedia software Open Source
4. Penyimpanan file-file secara umum (general storage)
5. Database
6. Multimedia File (Klip, Gambar, Lagu, Film)
7. Dapat melakukan Back up Data (RAID)
8. Datashare Media (berbagi file dengan berbagai perangkat berbeda)

15. CCTV

CCTV

CCTV (Closed Circuit Television) merupakan perangkat kamera video digital yang digunakan untuk merekam (recording) dan mengirimkan sinyal video dari suatu ruangan (tempat dimana CCTV dipasang) ke layar monitor. Hasil rekaman CCTV umumnya akan disimpan di harddisk atau NVR yang kemudian bisa diakses melalui komputer atau bahkan melalui smartphone. CCTV ini merupakan perangkat jaringan yang cukup penting, terutama untuk memantau dan mengawasi suatu ruangan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kemalingan dan lain-lain..

Fungsi dan Manfaat CCTV  

1. Meningkatkan keamanan

Alasan utama mengapa pemasangan cctv terus meningkat adalah karena fungsinya yang dapat meningkatkan keamanan.Dengan adanya cctv ini diharapkan tindak kejahatan bisa dicegah karena setiap tindakan dapat terekam dan pastinya pelakunya pun terekam. Ketika terekam oleh cctv, tindakan kejahatan yang akan dilakukan pun bisa dicegah lebih dini.

2. Memantau kegiatan yang terekam

Adanya cctv yang dipasang di suatu ruangan akan menampilkan segala kegiatan yang dilakukan di ruangan tersebut secara langsung ke layar monitor. Hal ini akan membantu dalam memudahkan memantau semua kegiatan yang terjadi di dalam ruangan tersebut.Fungsi ini biasanya dimanfaatkan di perusahaan atau di pabrik. Dengan terpantaunya kegiatan di ruangan tersebut, maka diharapkan juga dapat meningkatkan kinerja karyawan.Begitu pula ketika dipasang di dalam kelas yang sedang ujian. Pemantauan ini akan mencegah tindak kecurangan saat dilangsungkan ujian.

3. Membantu penyelidikan

Fungsi selanjutnya dari adanya cctv ini adalah fungsi yang sangat dibutuhkan oleh pihak kepolisian. Dengan adanya cctv maka akan sangat membantu dalam proses penyelidikan saat terjadi tindak kejahatan.Adanya cctv akan membantu dalam melacak pelaku tindak kejahatan yang terekam serta mengetahui waktu kejadian.

4. Sebagai bukti atas tindak kejahatan

Masih berkaitan dengan tindak kejahatan. Adanya cctv yang terpasang di satu lokasi dan merekam segala kegiatan yang terjadi di tempat tersebut, maka rekaman tersebut bisa menjadi bukti saat terjadi tindak kejahatan.Dengan adanya bukti berupa rekaman video ini, maka ketika terjadi tindak kejahatan, pelaku dapat dihukum setimpal berdasarkan bukti yang terekam.

16. Network Video Recorder

Network Video Recorder

NVR merupakan singkatan dari Network Video Recorder. Alat ini merupakan suatu media perekam gambar dari IP kamera CCTV. Jika DVR merupakan penyimpan gambar untuk CCTV, maka NVR adalah DVR untuk sistem IP kamera CCTV.

Perangkat ini merupakan perangkat perekam berbasis protokol internet yang berguna sebagai media penyimpan rekaman gambar yang tertangkap kamera IP. Distribusi gambar yang tertangkap kamera CCTV ini kemudian akan transfer menggunakan jaringan internet. Dengan basis IP, NVR dapat Anda kelola secara remote menggunakan LAN atau jaringan internet yang membuatnya lebih fleksibel daripada DVR.

Fungsi NVR

Adapun fungsi dari perangkat NVR adalah sebagai berikut:

1. Capture Picture & Record (Merekam Gambar dan Video)

Sebagai penyimpan dan pengolah gambar, komponen ini memiliki fungsi yang serupa dengan DVR yakni merekam audio dan video dari yang kamera CCTV tangkap. Bedanya ia akan mengolah langsung gambar yang ada menjadi bentuk digital, sedangkan DVR mengolah gambar menjadi analog dan digital.

2. Merekam Audio

Selain merekam gambar atau video, perangkat ini dapat merekam audio atau suara yang ada pada lingkungan sekitar dengan baik. Hasil audio yang direkam juga tidak pecah ataupun tidak terdengar jelas. Hal ini karena kualitas kamera dengan basis internet yang mampu mengolah suara sama baiknya dengan mengolah video.

3. Playback

Sejatinya, NVR memiliki fungsi yang serupa dengan DVR, dimana ia dapat mengulang kembali video yang tersimpan dalam storage jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Penyimpanannya sama baiknya dengan DVR dan dapat memutar video tanpa memecah kualitas audio atau suara dan gambar dari rekaman CCTV yang ada.

17. Gateway


Gateway yaitu sebuah piranti atau alat yang digunakan sebagai media penghubung satu jaringan komputer dengan satu jaringan lain, atau menghubungkan dengan  beberapa jaringan komputer lainnya yang menggunakan sistem protocol yang berbeda. Singkatnya, gateway adalah salah satu komponen terpenting pada jaringan internet. Tanpa gateway, Anda tidak akan bisa berkomunikasi dan mengirim data melalui internet.

Gateway bisa berupa perangkat lunak, perangkat keras, atau kombinasi keduanya. Gateway umumnya digunakan pada jaringan LAN (Local Area Network) dan WAN (Wide Area Network).Saat sebuah komputer server bertindak sebagai gateway, perangkat itu juga akan beroperasi sebagai firewall dan server proxy pada jaringan tersebut.

Fungsi Gateway

1. Sebagai Konversi Protokol

Tugas gateway disini adalah untuk memastikan bahwa semua jaringan dan perangkat dengan protokol yang berbeda-beda ini dapat terhubung dengan baik.Jaringan gateway bahkan juga bisa diimplementasikan pada tiap tingkat berbeda di model jaringan OSI (open system interconnection).

2. Memudahkan Akses Informasi

Tanpa adanya gateway, Anda tidak akan bisa mengakses dan membuka informasi yang ada di internet dengan mudah. Gateway memudahkan pertukaran data dan informasi secara online.

3. Memudahkan Pengaturan Data

Dalam sebuah lingkup perusahaan atau organisasi yang bergantung pada sistem komputer, penggunaan gateway sangat penting untuk memastikan proses bisnis yang lancar.Gateway membantu administrator untuk mengelola dan mengatur data-data antar jaringan komputer dengan lebih mudah karena semua perangkat di dalamnya akan saling terhubung.

4. Meningkatkan Kinerja Komputasi

Gateway bisa digunakan untuk meningkatkan performa dan stabilitas komputasi sebuah perusahaan dan organisasi lho Golden friends.Di sini tugas gateway adalah memberikan dan membagi tugas komputasi berlebih pada suatu perangkat ke komputer lain yang ada pada sistem jaringan tersebut.

18. Protocol Converter


Konverter protokol adalah perangkat yang digunakan dalam telekomunikasi dan jaringan untuk mengalihkan protokol dari satu mesin untuk mencocokkan protokol lain, karena setiap protokol didasarkan pada banyak faktor. Protokol konverter memungkinkan mesin yang berbeda untuk bekerja bersama - selama konverter mendukung protokol masing-masing mesin. Pesan terjemahan protokol utama melibatkan transformasi data, perintah, representasi, pengodean dan pembingkaian untuk mencapai konversi. Sebagian besar konverter memiliki basis data dengan beberapa protokol, dan basis data ini digunakan untuk mengubah protokol awal ke format lain.

Protokol Konverter terhubung langsung ke peralatan dan mengkonversi protokol SNMP, BACnet, dan Modbus ke satu atau lebih dari protokol yang sama ini untuk diintegrasikan ke dalam sistem manajemen gedung (BMS) atau sistem manajemen jaringan (NMS). Konverter protokol sangat ideal untuk situasi di mana data dari peralatan yang dipantau tidak kompatibel dengan protokol yang digunakan oleh BMS atau NMS, seperti dalam kasus di mana sistem pemantauan warisan hadir.


19. USB WiFi Adapter


USB Wifi Adapter adalah piranti pengganti Wifi Card pada komputer anda yang bermasalah menyebabkan komputer tidak dapat terhubung dengan jaringan wi-fi. Banyak jenis wifi card yang telah ada di pasaran. Jika wifi card anda bermasalah, tinggal colokkan USB Wifi adapter ke port USB, install drivernya, kemudian anda bisa dengan mudah terhubung dengan jaringan wi-fi.

Wifi adapter memiliki fungsi khusus untuk menerima dan menyebarkan atau membagikan sinyal koneksi wifi dari satu komputer ke komputer lainnya. Pada sistem jaringan, wifi adapter juga bisa digunakan untuk menukar koneksi antara PC dan laptop secara mudah dan cepat.Dengan adanya wifi adapter ini, kita bisa terhubung ke jaringan hotspot wifi disekitar rumah kita atau jika kita ingin berbagi file pada PC atau laptop lain melalui jaringan wifi bisa dilakukan dengan perangkat ini. Maka dari itu, wifi adapter ini memiliki fungsi yang penting sekali dan ‘wajib’ disematkan pada perangkat elektronik seperti PC maupun laptop.

20. HUB

Hub atau lebih dikenal dengan istilah network hub adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya dalam suatu sistem jaringan. Komputer yang terhubung melalui hub ini dapat saling bertukar informasi satu sama lain. Namun tidak hanya terbatas pada komputer saja, segala perangkat yang berhubungan dengan komputer dapat dihubungkan dengan hub ini.Pada umumnya hub ini memiliki banyak port ethernet. Semua perangkat yang terhubung melalui port ini akan terhubung pada jaringan LAN, yang pada akhirnya bisa melakukan komunikasi antar perangkat untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja masing-masing perangkat.

 Fungsi Hub

Berikut adalah beberapa fungsi dari hub:

  • Menambahkan atau mengurangi workstation.
  • Menjadi repeater yang bisa menambah jarak network.
  • Melakukan proses transfer paket data dari server ke komputer client.
  • Memperbaiki jaringan dengan fitur fault to tolerance dan isolasi kerusakan.
  • Memiliki pengelolaan tersentralisasi untuk mengumpulkan informasi dan diagnostik.
  • Membantu memecah jaringan dari satu server ke beberapa komputer yang ada terkoneksi di dalam jaringan.

KESIMPULAN : 

 

 

 

 

Sumber Referensi :

 https://qwords.com/blog/perangkat-keras-jaringan/

https://www.jnius.co.id/kabel-jaringan-pengertian-fungsi-dan-jenis-kabel-jaringan/ 

https://www.goldenfast.net/blog/hub-dan-switch-adalah/ 

https://www.nesabamedia.com/pengertian-bridge-dan-fungsi-bridge/ 

https://www.nesabamedia.com/pengertian-repeater-dan-fungsi-repeater/ 

https://www.baktikominfo.id/id/informasi/pengetahuan/definisi_jenis_dan_cara_kerja_wifi_adapter_yang_sebaiknya_anda_tahu-894 

https://digitalsense.co.id/tips-news/kenali-apa-itu-nas-dan-fungsinya

https://www.zanoor.com/pengertian-cctv/ 

http://www.dataglobal.co.id/perangkat-jaringan-komputer/

https://www.goldenfast.net/blog/gateway-adalah/

https://www.komputertips.com/perangkat-keras-jaringan/

https://www.nesabamedia.com/pengertian-dan-fungsi-wifi-adapter/

 

 

 

 

 

 
 

 

 


Komentar